Anggaran Bangku Sekolah di Pertanyakan,Ini Pasalnya

Mediasiber.co.id,Lampung Selatan,-Pasalnya,Sekolah yang beralamat didusun sibalang di wilayah Desa Tarahan Kecamatan katibung lampung selatan tersebut Diduga memakai kursi plastik milik masyarakat dusun gerabak setempat.
Ini Aneh,sekolah kok memakai kursi plastik milik masyarakat dari Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan. harusnya sekolah tersebut memiliki anggaran untuk pembelian bangku sekolah,jadi anggarannya dikemanakan,”Ungkap Warga Desa Gerabak,EDI Saat dikonfirmasi,Rabu (10/06/2020).
“Memang benar kursi tersebut milik Warga gerabak dari CSR Perusahaan Batu Makmur bukan untuk sekolah.Kata Edi.” jangan kan bilang ke warga geraba selaku RT Saja  tidak tahu kursi itu di pakai untuk apa dengan pihak sekolah karena memakai nya pun tidak pernah bilang ke saya selaku RT, seharusnya sekolah tidak memakai kursi tersebut karena kursi tersebut milik warga dusun grabak bukan milik warga sibalang,”Terang mantan RT Gerabak itu,Edi.
Kepsek SD Al Khariyah Sibalang,Puspa Sari saat di konfirmasi melalui via telpon mengaku sekolahnya telah memakai kursi milik warga dari kompensi PT batu makmur.benar sekolah telah memakai kursi dari dusun gerabak hasil kompensasi PT batu makmur dan rencananya sekolah akan mengantinya dengan yg baru,”terus kalau sudah dapet info ini apakah mau di beritakan. kalau di beritakan mencemarkan nama sekolah donk , itu bukan urusan warga ini urusan kepala sekolah,”ucap Kepsek Puspa dengan nada tinggi.
Menanggapi Keterangan oknum Kepsek yang tak beretika,Sumiati Warga Desa Setempat mengaku geram.
“Kepsek itu bikin geram.tidak tau malu sudah pinjam tak permisi malah nada bicaranya sudah seperti orang kebal hukum.”Bukan urusan warga yang bagaimana,karena jelas kursi dari yang digunakan itu bukan milik sekolah,Timpal Sum.
Sum menambahkan,yang jadi tanda tanya dirinya kepada kepala sekolah Apakah sekolah SD Al Khairiyah tidak mendapat dana bantuan dari pemerintah.ini harus ada tim kejaksaan turun mengaudit dana bantuan sekolah disibalang,tujuannya agar sekolah didusun tersebut lebih maju dan  bantuannya transparan, .”Tukas Sum.
Kepada Wartawan,Ival Selaku Kadus Geraba membenar kan ada nya kursi milik warga dari hasil konpensasi pt batu makmur yang di pakai Sekolah SD madrasah ibtidaiyah alkhariyah sebalang.
 “kami akan kembali menanyakan terkait kursi yang di pakai sekolah madrasah ibtidaiyah al-khairiyah pun kurang lebih mau setahun memakai kursi tersebut dan menurutnya akan bertemu musyawarah dulu dan membicarakan nya lagi,”Ucapnya singkat.
Menanggapi Keterangan Kepsek SD Madrasah  Al Khairiyah Sibalang,Aripin Warga Desa Tarahan Yang juga Tokoh Masyarakat Setempat kenapa (Kepsek) harus khawatir ada nya pencemaran nama sekolah bila masalah itu masalah yang benar , sudah tugas wartawan memberitakan sesuai fakta dan sesuai undang PERS No 40 Tahun 1999 Tentang PERS.barang siapa menghambat tugas wartawan sudah jelas pasalnya,”Tegas dia.
Terlepas dari itu,Kenapa kepala sekolah takut diberitakan kalau sekolah tersebut bersih tidak punya masalah kenapa harus takut,ini ada apa…?”ucapnya.
Aripin meminta kepada Kejaksaan,Polda Lampung dan dinas terkait untuk turun melakukan investigasi sekolah yang beralamat didusun sibalang,kuat dugaan ada orama tidak beres dengan sekolah madrasah  tersebut,bisa dilihat seperti bangku cat tembok memudar,lantai,wc jorok tidak layak,dan anggaran dana BOS dan perawatan nya pun dipertanyakan,”pungkasnya.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *