Lampung

Diduga Korupsi Dana Desa,Tokoh Masyarakat Angkat Bicara Soal Warga Dan Kades Tanjung Kerta

Mediasiber.co.id,-Menanggapi persoalan antara warga  dengan Kepala Desa Tanjung Kerta,AZHARI SIHA sang kepala desa yang dilaporkan Ke Inspektorat Kabupaten Pesawaran Terkait Indikasi  dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2018.Selasa kemarin ( 2/06/20).
Salah satu tokoh masyarakat desa tanjung Kerta,Faisoludin angkat bicara.
Faisoludin mengatakan,bila memang benar masih ada warga yang merasa tidak percaya dengan Kepemimpinan Kepala Desa Bapak Azhari Siha yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala desa tanjung kerta, apalagi sampai ada laporan warga Terkait Dugaan Korupsi prealisasian dana desa oleh kepala desa ini sangat mencoreng nama baik desa sendiri,pun kalau itu terbukti benar,”Ujar salah satu tokoh masyarakat,Faisoludin saat ditemui dikediamannya,Rabu (3/6) Baru baru ini.
Kalau tidak benar,Sambung Faisoludin,pelaporan tersebut maka yang yang melaporkan harus memulihkan nama baik kepala desanya tersebut,”Ucapnya.
dirinya meminta Kepada Aparat Penegak Hukum untuk segera  melakukan peng auditan  secara terbuka  terkait Laporan dugaan korupsi prealisasian (DD) desa tanjung Kerta Tahun 2018 yang di Laporkan oleh Warga Desa Tanjung Kerta,kemarin.
Agar persoalan antara warga dan kepala desanya jelas dan terang,”Tandasnya.
Diberitakan Sebelumnya,Warga Desa Tanjung Kerta Telah Melaporkan Kepala Desanya Ke Inspektorat Terkait Dugaan Korupsi Dana Pembinaan Trantip Tahun 2018 di desa Tanjung Kerta Kec,Way Khilau Kabupaten Setempat.
Warga desa Tanjung Kerta yang juga Anggota Linmas Tanjung Kerta Melaporkan AZHARI SIHA Kades Tanjung Kerta Ke Inspektorat Terkait Dana PEMBINAAN Trantip yang dialokasikan dari dana desa Tahun 2018.”Kata Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Pesawaran, Arif Roni,Selasa (1/06/2020).
Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kabupaten Pesawaran mendampingi Rozuli Warga desa Tanjung kerta mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten pesawaran guna melaporkan adanya dugaan Korupsi.Iya mengatakan Bahwa ada beberapa item Kegiatan yang menurut hasil investigasi diduga sarat dengan Korupsi salah satunya Kegiatan Pembinaan Trantif Dengan Nominal Anggaran Sebesar Rp.45.000.000, Kegiatan HUT RI dengan Nominal Anggaran Rp. 28.849.559 yang Diduga Telah terjadi Korupsi maka dari itu (Warga) meminta Kepada Pihak Inspektorat Kabupaten Pesawaran Untuk segara Melakukan Pemeriksaan dan Peng Auditan Beberapa aitem yang di laporkan serta kegiatan yang lainnya”Pungkasnya.
Sementara itu,AZHARI SIHA Kepala Desa Tanjung Kerta Saat dikonfirmasi Terkait Dugaan tersebut membantah pelaporan tersebut.
“Ma’af apa yg di lapor kn itu tidak benar karena saya sudah mengeluar kan dana kegiatan linmas dn poldes sesuai dg anggaran Apbdes th 2018 .dn itu ada bukti2 tnda tangan penerima .wsslm .trksih.(FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *